<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Metamorfosa Cahaya Indonesia &#187; SBY</title>
	<atom:link href="http://bangfiko.web.id/tag/sby/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangfiko.web.id</link>
	<description>bangfiko.web.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Aug 2010 13:26:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Kabinet Indonesia Bersatu II: Sebuah Harapan Baru?</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/kabinet-indonesia-bersatu-ii-sebuah-harapan-baru/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/kabinet-indonesia-bersatu-ii-sebuah-harapan-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 07:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pojok Santai]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang pelantikannya, Presiden terpilih Indonesia, SBY akan memanggil orang-orang yang kelak akan duduk di kabinetnya, Kabinet Indonesia Bersatu II. Beberapa nama mungkin akan tetap bertahan dalam susunan kabinet tersebut, namun beberapa nama akan tersingkir dan digantikan oleh muka-muka baru. Hari-hari belakangan ini tentunya menjadi hari yang mendebarkan bagi para politisi maupun petinggi-petinggi negara yang berharap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjelang pelantikannya, Presiden terpilih Indonesia, SBY akan memanggil orang-orang yang kelak akan duduk di kabinetnya, Kabinet Indonesia Bersatu II. Beberapa nama mungkin akan tetap bertahan dalam susunan kabinet tersebut, namun beberapa nama akan tersingkir dan digantikan oleh muka-muka baru. Hari-hari belakangan ini tentunya menjadi hari yang mendebarkan bagi para politisi maupun petinggi-petinggi negara yang berharap akan mendapat jatah posisi di kabinet tersebut.<span id="more-376"></span></p>
<p>Para partai pendukung SBY dalam kampanye Pilpres kemarin tentunya sudah menyodorkan beberapa nama untuk mengisi jatah kursi yang telah disepakati. Dan sisanya, SBY menyebutkan akan lebih banyak mengambil para kalangan profesional dan karir.</p>
<p>Hasil pemilu pileg dan pilpres yang menempatkan SBY dan Partai Demokrat sebagai pemenang, bisa jadi akan membuat SBY lebih percaya diri dan kurang memperhatikan suara-suara yang berseliweran di sekelilingnya. Kalau dilihat dari sisi positif, mungkin akan sangat baik karena SBY mungkin akan lebih memiliki kekuatan untuk menempatkan orang-orang yang dianggapnya mampu untuk duduk di kabinetnya. Namun kalau di lihat dari sisi negatifnya, bisa jadi ini akan menjadi kesempatan bagi SBY untuk menempatkan orang-orang yang akan memperkuat kekuasaannya, tanpa memperhatikan apakah orang tersebut layak atau tidak duduk di posisi tersebut.</p>
<p>Siapapun orang yang akan dipilih, tentunya masyarakat mengharapkan kabinet bukan hanya sarana untuk berbagi kekuasaan dari para partai politik, namun lebih dari itu, hendaklah orang-orang yang tepat di posisi yang juga tepat. Sehingga berbagai program dan kebijakan yang ingin dilaksanakan oleh pemerintah dapat terlaksana dengan baik. Jangan ada lagi menteri yang sibuk jalan-jalan ke dalam maupun luar negeri, sementara tidak memberikan kontribusi yang berarti bagi negeri ini.</p>
<p>Namun, belum lagi kabinet itu terbentuk, mobil mewah yang harganya lebih mahal dari mobil yang dipakai oleh para menteri 5 tahun kemarin, sudah dipesan untuk para menteri yang baru. Pertanyaannya, apakah mobil mewah sebelumnya itu sudah tidak layak pakai lagi, atau mungkin gengsi bagi seorang menteri harus menggunakan mobil bekas, terutama menteri-menteri yang baru menjabat.</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Kabinet+Indonesia+Bersatu+II%3A+Sebuah+Harapan+Baru%3F+http://bangfiko.web.id/?p=376" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/kabinet-indonesia-bersatu-ii-sebuah-harapan-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nomor Satu Atau Tidak Sama Sekali?</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/nomor-satu-atau-tidak-sama-sekali/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/nomor-satu-atau-tidak-sama-sekali/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 00:01:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pojok Santai]]></category>
		<category><![CDATA[Boediono]]></category>
		<category><![CDATA[JK]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<category><![CDATA[Wiranto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kehidupan pasti ada yang terbaik dan ada yang biasa saja atau bahkan terburuk. Dalam kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang jadi pecundang. Lantas pilihannya jatuh pada diri kita. Apakah kita akan ikut berkompetisi dengan kemungkinan Jadi nomor satu atau kalah, atau kita tidak ikut sama sekali? Kalau kita memutuskan untuk maju, berarti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam kehidupan pasti ada yang terbaik dan ada yang biasa saja atau bahkan terburuk. Dalam kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang jadi pecundang. Lantas pilihannya jatuh pada diri kita. Apakah kita akan ikut berkompetisi dengan kemungkinan Jadi nomor satu atau kalah, atau kita tidak ikut sama sekali?</p>
<p>Kalau kita memutuskan untuk maju, berarti kita siap untuk menang dan juga siap untuk kalah. Kecendrungan manusia sepertinya lebih kepada siap untuk menang tapi gak siap untuk kalah. Sehingga, kebanyakan tidak mau ikut berkompetisi karena takut kalah.<span id="more-160"></span></p>
<p>Beberapa waktu kedepan, Negeri kita juga akan kembali menggelar acara kompetisi akbar. Pemilihan Presiden. Dan ada tiga pasang calon yang sudah memutuskan untuk memperebutkan nomor satu itu.</p>
<p>Jusuf Kalla dan Wiranto adalah pasangan yang pertama kali memproklamirkan diri untuk ikut bertarung dalam pilpres. Setelah &#8220;diceraikan&#8221; oleh SBY, Partai golkar melalui Ketua Umumnya Jusuf Kalla segera menyusun rencana-rencana menyikapi perceraian itu. Dan pada akhirnya Jusuf Kalla menggandeng ketua Partai Hanura Wiranto.</p>
<p>SBY yang bisa sedikit menyombongkan diri karena keberhasilan Partai Demokrat memenangkan Pemilu Legislatif lalu, sepertinya merasa bisa membuat keputusan sendiri tentang siapa yang akan jadi pendampingnya dalam Pilpres mendatang. Beberapa masukan dari partai pendukung koalisi dengan Demokrat, seperti PKS, PAN, PKB, dan beberapa partai lain yang mengusulkan calon pendamping SBY dianggap angin lalu saja. Dan akhirnya berujung pada pemilihan Boediono yang berasal dari kalangan non partai untuk menjadi pendampingnya.</p>
<p>Megawati, bisa dibilang Spesialis Runner Up. Setelah menjadi presiden RI menggantikan presiden Gus Dur yang lengser dalam Sidang Istimewa MPR tahun 2001, Megawati kembali maju di Pilpres langsung pertama di Indonesia. Dan Ia kalah dari SBY di putaran kedua. Kali ini, Mega kembali maju dalam pilpres, dan masih menjadi Capres dengan pendampingnya Prabowo yang sebenarnya bersikukuh untuk maju jadi capres lagi, namun berhasil diyakinkan oleh PDIP untuk jadi cawapres aja.</p>
<p>Banyak nama lain yang dulu diisukan akan ikut berkompetisi, namun pada akhirnya batal karena berbagai alasan, atau memang merasa belum siap untuk kalah.</p>
<p>Suatu saat nanti, mungkin aku akan memutuskan untuk ikut berkompetisi memperebutkan nomor satu juga, atau mungkin aku akan tetap merasa takut kalah, sehingga memutuskan hanya menjadi orang yang melihat dan mengamati.</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Nomor+Satu+Atau+Tidak+Sama+Sekali%3F+http://bangfiko.web.id/?p=160" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/nomor-satu-atau-tidak-sama-sekali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
