<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Metamorfosa Cahaya Indonesia &#187; krisis listrik</title>
	<atom:link href="http://bangfiko.web.id/tag/krisis-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangfiko.web.id</link>
	<description>bangfiko.web.id</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Aug 2010 13:26:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Krisis Listrik nan Tak Kunjung Usai</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/krisis-listrik-nan-tak-kunjung-usai/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/krisis-listrik-nan-tak-kunjung-usai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 06:30:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pojok Santai]]></category>
		<category><![CDATA[krisis listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[pln]]></category>
		<category><![CDATA[riau]]></category>
		<category><![CDATA[sumber energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[Krisis listrik di Riau dan sekitarnya tetap tak kunjung usai. Permasalahan karena krisis energi atau sumber daya untuk pembangkit listrik masih menjadi alasan klasik krisis listrik tersebut. Dalam satu hari hampir setengahnya dihabiskan masyarakat Riau dan sekitarnya dengan tanpa energi listrik, atau menggunakan genset pribadi. Hal ini menjadi ironis mengingat Riau yang kaya akan sumber [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Krisis listrik di Riau dan sekitarnya tetap tak kunjung usai. Permasalahan karena krisis energi atau sumber daya untuk pembangkit listrik masih menjadi alasan klasik krisis listrik tersebut. Dalam satu hari hampir setengahnya dihabiskan masyarakat Riau dan sekitarnya dengan tanpa energi listrik, atau menggunakan genset pribadi.<br />
Hal ini menjadi ironis mengingat Riau yang kaya akan sumber daya alamnya, namun tak mampu berbuat apapun untuk mengatasi krisis listrik ini selain menunggu dan menunggu PLN menyelesaikan permasalahannya.<br />
<span id="more-315"></span>Penguasaan pengelolaan energi listrik yang hanya boleh dilakukan oleh PLN melalui pemerintah pusat, sepertinya menjadi salah satu permasalahan yang harus dipecahkan oleh pemerintah. Monopoli itu menyebabkan daerah yang (walaupun) memiliki banyak sumber daya yang bisa digunakan untuk pembangkit tenaga listrik ini tidak bisa mengelola energi listriknya sendiri.<br />
Ntah sampai kapan permasalahan ini bisa teratasi, yang pasti seluruh masyarakat Riau sudah tidak memiliki kepercayaan lagi terhadap PLN. Bahkan masyarakat sudah mulai mempersiapkan Class Action melawan PLN.<br />
Sebelum postingan ini dibuat, seorang temanku pulang dari membayar listrik dengan muka kecewa, dan mengumpat-ngumpat. Katanya, untuk bayar listrik pun ternyata memang harus menunggu listrik menyala lagi. Hehe..</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Krisis+Listrik+nan+Tak+Kunjung+Usai+http://bangfiko.web.id/?p=315" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/krisis-listrik-nan-tak-kunjung-usai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
