Riau Rhythm Chambers Indonesia
Musik melayu ternyata dalam perjalanannya terus mengalami perkembangan dan pembauran dengan musik-musik lain. Hal ini tentunya tak terlepas dari keinginan agar musik tradisionil melayu tersebut bisa tetap eksis dan diterima baik dikalangan orang tua, maupun anak muda.
Ditengah pesatnya perkembangan musik di tanah air, banyak grup band yang mencoba menyadur nada-nada dalam musik melayu yang mereka kombinasikan dengan musik pop pada umumnya, sehingga menghasilkan nuansa musik yang baru. Keberadaan grup-grup band yang mengusung aliran Pop Melayu di blantika musik tanah air, ternyata menimbulkan pro dan kontra baik di masyarakat, maupun di kalangan seniman itu sendiri. Mereka menganggap bahwa musik-musik melayu yang dibawa oleh band-band baru yang mendadak ngetop itu telah merusak citra dari musik Indonesia.
Secara pribadi saya sebenarnya tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Saya mempertanyakan yang mana musik Indonesia yang mereka sebutkan telah dirusak oleh musik melayu tersebut? Toh musik yang mereka bawakan juga tidak ada bedanya dengan musik-musik dari eropa atau amerika sana. Hanya berbeda di liriknya saja yang menggunakan bahasa Indonesia. Sangat disayangkan melihat para musisi Indonesia yang seharusnya saling support untuk membesarkan musik Indonesia ini, justru saling caci maki dan saling merendahkan musik dari musisi lainnya.
Terlepas dari permasalahan tersebut, sekumpulan anak muda di Pekanbaru, Riau, mencoba untuk terus mempertahankan eksistensi musik melayu ditengah perkembangan musik barat yang begitu pesat saat ini. Dengan dimotori oleh Rino Dezapati Mby sebagai komposer dan pimpinan dari grup ini, mereka menamakan kelompoknya dengan RIAU RHYTHM CHAMBERS INDONESIA.
Apa yang spesial dari grup band ini? Mereka adalah sekumpulan anak muda yang memiliki skill bermusik tinggi serta kepedulian terhadap eksistensi musik melayu yang juga sangat tinggi. Berdiri awal tahun 2000-an, mereka terus mengeksplorasi berbagai jenis irama dalam musik melayu untuk mereka kembangkan dengan mengadopsi atau mengkolaborasikannya dengan musik-musik lain seperti pop, samba, bahkan hip hop.
Untuk pengalaman manggung atau jam terbang, mereka tidak bisa dianggap enteng. Berbagai even baik lokal, nasional, bahkan internasional telah mereka ikuti dalam perjalan karir mereka. Dan dalam setiap penampilannya, Riau Rythm selalu mendapat apresiasi tinggi dari para penikmat musik yang menyaksikan penampilan mereka.
Untuk teman-teman yang berada di Pekanbaru dan sekitarnya, kalau penasaran dengan seperti apa penampilan grup ini, datang langsung ke konser tunggal mereka yang diberi judul “Starlight of Planet Zapin”, hari Jumat dan Sabtu, 10 dan 11 Juli 2009, di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru. Anda akan merasakan sensasi lain dari musik melayu yang akan mereka tampilkan.
Selamat menikmati akhir pekan, dan maju terus musik Indonesia!
Tags: musik indonesia, Musik Melayu, Musik Tradisional, Riau Rythm Chambers Indonesia








Aku datang untuk berparesiasi !!!
Kapan datang ke Sekolah Kami !!!
waduh.

telat bang.
hehe
andie´s last blog ..Udah lama ga ngeblog tiba-tiba ada bom.
Planet of Zapin..keren salut buat Rino Deza Pati. kebetulan udah nonton sekalian liputan..hehehe
Sesri´s last blog ..Online Online
apa kabar bang, kapan mampir kekantor lagi
jimat bertuah´s last blog ..Malin Kundang
mantabs..mantabs.. indonesia boleh!
pkoke ntr malam hrus liat neh…
maryo´s last blog ..Pecahan 2ribu Rupiah