Pesta Blogger 2009: Anthony Bianco di Pekanbaru
Nama Anthony Bianco mendadak populerĀ di kalangan anak-anak blogger Bertuah Pekanbaru. Pria (baca : bule) yang berasal dari Australia ini mengadakan perjalanan panjang dalam rangka Pesta Blogger 2009 di Jakarta 24 oktober mendatang. Sebenarnya ini merupakan kunjungannya yang kelima (kedua untuk event pesta blogger) ke Indonesia. Tahun lalu dia mengunjungi Bali, Jogjakarta dan terakhir mengikuti acara Pesta Blogger di Jakarta.
Kali ini Anthony memutuskan untuk mengunjungi Sumatera. Dan Perjalanan panjangnya di mulai ketika dia tiba di Banda Aceh dari Australia via Kuala Lumpur, senin tanggal 28 September 2009. Dia menceritakan penglamannya yang sangat berkesan di Aceh ketika berada di sebuah kapal besar yang menjadi tugu peringatan peristiwa bencana tsunami yang melanda daerah tersebut 5 tahun lalu. Menurutnya, dia terperangah dan berkata “Gila!” ketika dia naik ke atas kapal tersebut dan melihat sejauh mata memandang adalah pemukiman masyarakat yang pada saat kejadian berada di bawah air. Dan dia membayangkan kekuatan tsunami tersebut yang mampu membawa kapal tersebut sejauh 5 km dari bibir pantai ke tengah kota. Dan di Aceh, dia telah bertemu dengan komunitas blogger Aceh atau Aceh Blogger Community.
Empat hari di Aceh, Anthony mendarat di bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Aku dan Andi yang menjemput kedatangannya ketika itu. Setelah itu, Anthony menginap di rumahku, dan disuguhi makan malam nasi ramas rendang ayam. Entah karena lapar atau memang suka, dia melahap habis nasi bungkusnya
.

Anthony Bianco berfoto bersama keluargaku di Pekanbaru, tempat dia menginap
Malam itu dua anggota blogger bertuah, eri dan emo mampir ke rumah, dan kemudian kita cerita tentang berbagai hal sambil menikmati teh telur di tempat biasa kami nongkrong yaitu cafe tenda “Ajo”. Dan ternyata, Teh telur menjadi postingan pertamanya tentang Pekanbaru.. Tak tanggung-tanggung, dia menunjukkan bagaimana cara membuatnya. Haha.. Katanya dia tidak pernah membayangkan sebutir telur yang dicampurkan ke dalam segelas teh. Tapi dia sangat menikmatinya. Teh telur yang msih panas tersebut, hanya dalam beberapa menit diseruput habis.

Pelayan sedang membuat teh telur di 'cafe' Ajo Pekanbaru
Satu yang sangat menarik sebenarnya dari sosok Anthony adalah bahwa dia sangat menghargai kebudayaan daerah yang dikunjunginya, dan dia ikut berbaur dengan tradisi-tradisi atau kebiasan sehari-hari warga setempat, terutama di tempat dia menginap selama perjalanannya. Dan dia juga mengatakan satu hal pada saya: “Saya telah banyak mendengar hal-hal yang buruk tentang Indonesia dari berbagai media. Dan saya ingin melihat hal-hal yang baik, yang sebenarnya justeru lebih banyak di Indonesia, dengan mata saya sendiri.”
Hari Minggu, 04 oktober 2009, aku bersama beberapa orang anggota blogger Bertuah Pekanbaru mengajak Anthoni jalan-jalan ke candi Muara Takus yang terletak di Kabupaten Kampar, Riau. Kira-kira 2 jam perjalanan dari Pekanbaru. Kami mengajak Anthoni untuk mengunjungi tempat ini karena ternyata di buku panduan yang dijadikan panduannya selama perjalanan kali ini, hanya ada dua objek wisata di Riau, yang pertama Istana Siak, dan kedua even Pacu Jalur di Taluk Kuantan. Tentunya dengan mengajak Anthoni ke Muara Takus, akan tambah satu referensi lagi untuk objek wisata yang ada di daerah kami.

Mahligai Stupa, salah satu candi yang terdapat di situs Muara Takus

Anthony Bianco sedang mengabadikan gambar Candi Muara Takus

Blogger Bertuah dan Anthony Bianco berfoto bersama di depan Mahligai Stupa Candi Muara Takus

Aksan, calon blogger dari Pekanbaru..
Sayang kami tidak bisa berlama-lama di tempat ini, karena sore harinya kami akan mengadakan pertemuan dengan para anggota blogger Bertuah untuk sharing berbagai hal tentang blogging. Tapi, dari salah seorang teman yang merupakan penduduk asli setempat, kami juga dapat memberikan berbagai informasi tentang situs ini kepada Anthony yang diharapkan bisa menjadi bahan baginya untuk mempromosikan Muara Takus.
Sore hari kami kembali ke Pekanbaru. Hujan lebat kembali mengguyur kota ini, sehingga banyak teman-teman yang berhalangan hadir dalam kopdar kali ini.

Kopdar Blogger Bertuah dengan Anthony Bianco, Travel Blogger Australia
Dalam kopdar tersebut Anthony berbagi pengalaman tentang menggunakan twitter yang katanya sangat efektif untuk mempromosikan blog kita. Selain itu, dia juga mengungkapkan ketertarikannya kepada blogger Indonesia yang sangat akrab dan sering bertemu atau membentuk banyak komunitas-komunitas blogger. Dan dia tidak menemukan itu di negaranya.
Demikianlah, sungguh pengalaman yang menarik karena dapat bertemu dengan beliau dan berbagi pengalaman yang sangat bermanfaat. Senin 05 Oktober 2009 Anthony meninggalkan Pekanbaru menuju Jambi. Katanya, sebelum ke Palembang, sia ingin mampir di Muara Jambi dulu.
Terima kasih Anthony atas kedatangannya ke Pekanbaru, juga untuk teman-teman panitia Pesta Blogger 2009, Hani dan mas Iman yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menjadi salah satu tuan rumah kunjungan Anthony.
Salam hangat selalu untuk Blogger Indonesia.
nb: Bang Fiko di twitter: twitter.com/bangfiko
Tags: Anthony Bianco, indonesia, pekanbaru, Pesta Blogger 2009, Rendang ayam, riau, Teh Telur






[...] untuk membantu biaya transportasi ke Jakarta? Keinginan itu juga semakin kuat ketika kedatangan Anthony Bianco blogger Australia yang melakukan perjalanan dalam rangka Pesta blogger [...]
pengambilan fotonyas bagus..terkesan muara takus jadi cantik
bangas´s last blog ..Bersua Sudah dengan Blogger Bertuah
waaaah, ceritanya seru! aduh…coba ada di sana juga!
sukses terus yaaa…
makasih banyak udah menampung anthony yaaaa
dan kawan-kawan blogger bertuah, “salam dari jakarta”
aku jadi ingin ikutan main ke pekanbaru, deh! senang baca postingan ini, aku terharu ^o^
makasih semuanya!!!
mo jalan ke muara takus ahhhhhhhhhh
wisata riau bersama attayaya´s last blog ..Wisata Riau