Pekanbaru, Dari Pinggiran Menuju Kota Metropolitan

Judul tersebut menggambarkan bagaimana besarnya ambisi pemerintah kota Pekanbaru untuk merubah Pekanbaru yang dulu dikenal hanya sebagai sebuah kota kecil di pinggiran Sungai Siak, menjadi sebuah kota metropolitan, layaknya kota besar lainnya baik di Indonesia maupun mancanegara.

Terbukti, slogan itu bukan hanya sebatas slogan, tapi juga diwujudkan dengan komitmen pemerintah kota yang selalu menggesa pembangunan di berbagai aspek. Mulai dari pembangunan berbagai sarana dan prasarana yang dilakukan sampai ke pelosok (baca: pinggiran) kota, juga peningkatan kualitas manusianya.

Pembangunan sarana dan prasana dapat dilihat dari dibangunnya berbagai gedung yang bukan ’sekedar gedung’, tapi juga memperhatikan sisi keindahan dan keunikan arsitekturnya. Beberapa diantaranya yang telah dan akan dibangun seperti gedung pemerintah provinsi Riau 9 lantai, gedung perpustakaan Soeman HS, The Peak hotel and appartement, Menara Dang Merdu, Stadion Utama PON XVIII 2012 yang akan menjadi stadion termegah di Indonesia dengan kapasitas 43.000 tempat duduk, beberapa hotel bintang 5, Kampung Wisata, Rumah Susun Sewa (Rusunawa), Busway Trans Metro Pekanbaru, bingga rencana pembangunan Skyway atau jalan layang. Semua ini juga tentunya tak terlepas dari status Pekanbaru sebagai ibukota provinsi Riau, sehingga juga mendapat bantuan dari pemerintah provinsi Riau dan pemerintah pusat, dalam penganggaran biaya pembangunannya.

Dari sisi pembangunan kualitas manusianya, juga tidak dilupakan oleh pemko Pekanbaru. Berbagai lembaga pendidikan terus bertambah dari tahun ketahun. Mulai dari sekolah negeri, sampai sekolah swasta berstandar internasional. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan Pekanbaru terus meningkat. Selain itu, dari sisi pengembangan spritual juga tak kalah ketinggalan. Sarana ibadah juga terus dibangun, disertai dengan berbagai kegiatan-kegiatan bimbingan spritual. Ini adalah bentuk langkah antisipasi yang dilakukan oleh pemko menghadapi berbagai dampak negatif dari kemajuan teknologi dan globalisasi dunia.

Pekanbaru adalah kota yang memiliki penduduk yang sangat heterogen. Berbagai suku dan ras ada di kota ini. Kedepannya, Pekanbaru mungkin akan menjadi primadona di Sumatera. Penduduk dari berbagai daerah akan berbondong-bondong datang ke kota ini untuk mencari penghidupan. Itu tentunya juga harus mendapat perhatian dari pemerintah kota Pekanbaru. Bagaimana membuat aturan yang tepat agar permasalahan kependudukan seperti yang terjadi di Jakarta tidak terjadi kelak di kota ini. Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana ditengah keragaman masyarakatnya, Pekanbaru tidak kehilangan jati diri Melayu-nya.

Selain permasalahan tersebut, Pekanbaru juga masih menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi pemerintah yang harus segera dicarikan solusinya. Banjir masih menjadi momok di kota ini, kebakaran lahan, kondisi jalan yang bisa dikatakan masih kurang baik, kemacetan lalu lintas yang mulai melanda beberapa ruas jalan di kota, serta pembukaan daerah-daerah terisolir di kota yang harus segera dipercepat guna pemerataan pembangunan dan pemerataan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pekanbaru juga telah berhasil meraih berbagai penghargaan bidang tata kota, kebersihan dan jalan raya, dari pemerintah pusat. Ini hendaknya tidak membuat pemerintah dan masyarakat kota tidak berpuas diri. Namun harus menjadi cambuk untuk berbuat lebih dan lebih baik lagi dimasa mendatang.

Negeri bermula di Senapelan

Di Payung SekakiĀ  ramai orang berkunjung

Pekanbaru akan menjadi kota metropolitan

Semoga tuah Melayu tetap dijunjung

Ke Mesjid Raya pergi beribadah

Sambil ziarah ke makam pendiri kota

Pekanbaru terus berbenah

Semoga masyarakat semakin sejahtera

Tahniah Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-225 (23 Juni 1784 – 23 Juni 2009).

Share and Enjoy:
  • Print
  • Google Bookmarks
  • Twitter
  • Technorati
  • Facebook
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • email
  • Digg
  • Add to favorites

Post to Twitter

Tags: , , , ,

25 Comments

Leave a Reply

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

CommentLuv Enabled