Krisis Listrik nan Tak Kunjung Usai

Krisis listrik di Riau dan sekitarnya tetap tak kunjung usai. Permasalahan karena krisis energi atau sumber daya untuk pembangkit listrik masih menjadi alasan klasik krisis listrik tersebut. Dalam satu hari hampir setengahnya dihabiskan masyarakat Riau dan sekitarnya dengan tanpa energi listrik, atau menggunakan genset pribadi.
Hal ini menjadi ironis mengingat Riau yang kaya akan sumber daya alamnya, namun tak mampu berbuat apapun untuk mengatasi krisis listrik ini selain menunggu dan menunggu PLN menyelesaikan permasalahannya.
Penguasaan pengelolaan energi listrik yang hanya boleh dilakukan oleh PLN melalui pemerintah pusat, sepertinya menjadi salah satu permasalahan yang harus dipecahkan oleh pemerintah. Monopoli itu menyebabkan daerah yang (walaupun) memiliki banyak sumber daya yang bisa digunakan untuk pembangkit tenaga listrik ini tidak bisa mengelola energi listriknya sendiri.
Ntah sampai kapan permasalahan ini bisa teratasi, yang pasti seluruh masyarakat Riau sudah tidak memiliki kepercayaan lagi terhadap PLN. Bahkan masyarakat sudah mulai mempersiapkan Class Action melawan PLN.
Sebelum postingan ini dibuat, seorang temanku pulang dari membayar listrik dengan muka kecewa, dan mengumpat-ngumpat. Katanya, untuk bayar listrik pun ternyata memang harus menunggu listrik menyala lagi. Hehe..

Share and Enjoy:
  • Print
  • Google Bookmarks
  • Twitter
  • Technorati
  • Facebook
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • email
  • Digg
  • Add to favorites

Post to Twitter

Tags: , , , ,

24 Comments

Leave a Reply

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

CommentLuv Enabled