Keluarga Inti

“Aksan kenapa sih suka nyelip di tengah-tengah kalau duduk?” Tanyaku ketika sedang ngantri di dokter anak.

“Aksan kan mau seperti keluarga inti, Yah.”

“Keluarga inti gimana?” Tanya Bunda.

“Kan kalau keluarga inti itu ada Ayah, Bunda, dan Anak-anak.” Aksan berusaha menjelaskan.

“Tapi kenapa Abang harus duduk ditengah-tengah kalau mau jadi keluarga inti?” Aku yang bertanya lagi.

“Kan kalau keluarga inti itu anak-anak dilindungi oleh orang tuanya, Yah..”

Aku mencoba memahami pemikirannya. Sepertinya yang dimaksudkan oleh Aksan adalah berbagai gambar atau logo yang menggambarkan keluarga inti seperti di bawah ini.

kb

Pemahamannya tentang gambar adalah bahwa untuk menjadi keluarga inti adalah bahwa orang tua harus berada di sisi luar untuk melindungi anak-anaknya. Termasuk ketika duduk, berjalan, dan tidur.

“Benar begitu, San?” Tanya bundanya.

“Iya.” Jawab Aksan singkat.

“Sebenarnya itu kan hanya sebuah gambar, San. Maksudnya, Ayah sama Bunda melindungi anak-anaknya.” Aku mencoba menjelaskan makna logo itu. “Melindungi juga maksudnya menjaga, mendidik, menyayangi, pokoknya ngasih yang terbaik untuk anak-anak dan keluarganya.”

“Tapi Aksan masih mau duduk ditengah, Yah..”

Aksan masih bersikeras ingin duduk ditengah, sementara aku udah kesempitan, demikian juga bundanya yang sedang nggendong Aurel.  Suasana prakter dr. Evi Kamelia di Jalan Sudirman, Pekanbaru ini memang selalu ramai pasien, Sehingga sulit untuk mencari tempat duduk di ruang tunggu.

“Ya udah, Aksan dipangku ayah aja mau?” Aku menawarkan opsi lain

“Ya udahlah..” Dengan berat hati Aksan berdiri dan kemudian pindah ke pangkuanku. Maka aku pun memangku beban seberat 35kg selama lebih kurang setengah jam sebelum kami dipanggil masuk ke ruang periksa dokter.

“Hmmmmhhh…”

Share and Enjoy:
  • Print
  • Google Bookmarks
  • Twitter
  • Technorati
  • Facebook
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • email
  • Digg
  • Add to favorites

Post to Twitter

Tags: ,

8 Comments

Leave a Reply

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

CommentLuv Enabled