<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Metamorfosa Cahaya Indonesia &#187; Inspirasi dan Motivasi</title>
	<atom:link href="http://bangfiko.web.id/category/inspirasi-dan-motivasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangfiko.web.id</link>
	<description>bangfiko.web.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 13:48:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Aku, Kakak, dan Mbak</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/aku-kakak-dan-mbak/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/aku-kakak-dan-mbak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 06:11:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pojok Santai]]></category>
		<category><![CDATA[baby sitter]]></category>
		<category><![CDATA[cerita inspirasional]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[
Tadi di sekolah, dalam pelajaran menggambar, Annisa dan teman-temannya disuruh menggambar tentang keluarga. Lantas, malam harinya Ia memperlihatkan gambar yang dibuatnya kepada mamanya yang baru kembali dari kerjaannya.
Annisa: Mama.. Lihat, aku tadi di sekolah belajar menggambar sama teman-teman.
Mama: (Dengan badan yang masih letih) Oya? Trus kamu menggambar apa, Nisa?
Annisa: Aku tadi disuruh menggambar keluarga. (Menyodorkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/bs.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-461" title="bs" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/bs.jpg" alt="" width="207" height="208" /></a></p>
<p>Tadi di sekolah, dalam pelajaran menggambar, Annisa dan teman-temannya disuruh menggambar tentang keluarga. Lantas, malam harinya Ia memperlihatkan gambar yang dibuatnya kepada mamanya yang baru kembali dari kerjaannya.</p>
<p>Annisa: Mama.. Lihat, aku tadi di sekolah belajar menggambar sama teman-teman.</p>
<p>Mama: (Dengan badan yang masih letih) Oya? Trus kamu menggambar apa, Nisa?</p>
<p>Annisa: Aku tadi disuruh menggambar keluarga. (Menyodorkan kertas gambarnya) Lihat, Ma.. Gambarku bagus kan?</p>
<p>Mama: Iya&#8230; Bagus sekali gambar kamu&#8230; Ini gambar siapa? (Mennunjuk ke gambar anak kecil yang ada di kertas gambar itu)</p>
<p><span id="more-460"></span>Annisa: Itu Annisa, Mama&#8230;</p>
<p>Mama: Trus kala yang ini?</p>
<p>Annisa: Itu gambar Kakak</p>
<p>Mama: Ooo.. Trus yang ini gambar siapa?</p>
<p>Annisa: Itu gambar Mbak lagi masak di dapur.</p>
<p>Mama: (Terdiam sebentar) Trus, Mama sama Papa kok gak ada?</p>
<p>Annisa: Iya, Mama sama Papa kan lagi kerja&#8230;</p>
<p>Mama: (Raut mukanya berubah) Ohh&#8230; Trus gimana supaya Mama dan papa bisa ada digambar Nisa?</p>
<p>Annisa: Gak apa, Ma.. Mama sama Papa kerja aja.. kan aku udah ditemani Kakak sama Mbak.</p>
<p>Air mata mamanya pun tak terbendung lagi&#8230; Ternyata konsep keluarga yang dipahami oleh anaknya yang baru berusia lima tahun itu membuat hatinya teriris&#8230; Keluarga di mata anaknya adalah anak bersama pengasuh di rumah. Sementara orang tua jarang di rumah karena kerja.</p>
<p>Kesibukan mengejar karir dan materi telah membuat Ia dan suaminya lupa bahwa kasih sayang dan bimbingan terhadap buah hatinya di rumah, jauh lebih penting daripada semua yang dicapai mereka sekarang.</p>
<p><em>Kisah ini diceritakan istriku saat pagi hari sebelum ke kantor.<br />
</em></p>
<p><em>Kakak : Pengasuh/baby sitter</em></p>
<p><em>Mbak : Pembantu</em></p>
<p><em>gambar dipinjam dari osinaga.wordpress.com</em></p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Aku%2C+Kakak%2C+dan+Mbak+http://bangfiko.web.id/?p=460" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/aku-kakak-dan-mbak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Kecil Berbuah Besar</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/yang-kecil-berbuah-besar/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/yang-kecil-berbuah-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 00:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[cerita motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[
Seorang teman menceritakan kisah ini beberapa waktu lalu.
Katanya, suatu ketika seorang pemuda datang ke sebuah perusahaan besar untuk mengikuti sebuah wawancara penerimaan kerja. Dengan kepintarannya, dia mampu melewati wawancara tersebut dengan baik. Namun, setelah melalui rangkaian wawancara yang panjang, ternyata pemuda tersebut tetap tidak diterima di perusahaan tersebut, dengan pertimbangan jurusan kuliahnya tidak sesuai dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2009/12/wawancara-kerja.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-469" title="wawancara-kerja" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2009/12/wawancara-kerja.jpg" alt="" width="279" height="255" /></a></p>
<p>Seorang teman menceritakan kisah ini beberapa waktu lalu.</p>
<p>Katanya, suatu ketika seorang pemuda datang ke sebuah perusahaan besar untuk mengikuti sebuah wawancara penerimaan kerja. Dengan kepintarannya, dia mampu melewati wawancara tersebut dengan baik. Namun, setelah melalui rangkaian wawancara yang panjang, ternyata pemuda tersebut tetap tidak diterima di perusahaan tersebut, dengan pertimbangan jurusan kuliahnya tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan tersebut.</p>
<p><span id="more-424"></span>Dengan perasaan kecewa, sang pemuda beranjak meninggalkan sang pewawancara. Ketika menuju pintu keluar, sang pemuda mendapati sebuah vas bunga yang ada di pojok ruangan tersebut posisinya kurang rapi. Pemuda tersebut mendekati vas bunga tersebut dan merapikannya. Setelah itu, dia kembali menuju pintu keluar.</p>
<p>Tanpa disadarinya, sang pewawancara tadi terus mengamati gerak-gerik pemuda tersebut. Hingga sampai di pintu keluar, sang pewawancara tersebut kembali memanggil pemuda tadi. Dan ternyata, pada akhirnya pemuda tersebut diterima bekerja di perusahaan tersebut.</p>
<p>Sebuah kisah menarik saya rasa. Kalau mau kita mengambil hikmah dari kisah tersebut, bahwa sebuah hal kecil yang mungkin sebagian orang menganggapnya sepele (dalam hal ini memperbaiki vas bunga) ternyata mampu mengalahkan hal besar (perbedaan jurusan kuliah), dan mampu mendapatkan hal yang lebih besar (diterima kerja). Bagi sang pewawancara, mungkin dia melihat sebuah potensi besar tentang ketekunan dan ketelitian dari sang pemuda tadi, yang mungkin tidak dilihat oleh orang lain.</p>
<p>Jadi, mari kita sama-sama lebih peduli dengan hal-hal di sekitar kita sekecil apapun itu. karena, siapa tau, hal yang kecil itu akan memberi dampak yang besar dalam kehidupan kita.</p>
<p><em>Seperti yang diceritakan seorang teman kepada saya di suatu siang di Pekanbaru. Thanks ya bro..</em></p>
<p><em>Gambar dari blogbintang.com<br />
</em></p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Yang+Kecil+Berbuah+Besar+http://bangfiko.web.id/?p=424" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/yang-kecil-berbuah-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mereka Adalah Pahlawanku</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/mereka-adalah-pahlawanku/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/mereka-adalah-pahlawanku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 00:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[
apa yang dimaksud dengan pahlawan? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani.
Lalu siapa pahlawanmu? Setiap orang pasti memiliki jawaban yang berbeda-beda. Termasuk juga saya tentunya.  Kalau begitu mari kita lihat siapa pahlawan-pahlawan saya.
Yang pertama adalah orang yang dengan gagah berani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/bungtomo.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-418" title="bungtomo" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2009/11/bungtomo-218x300.jpg" alt="bungtomo" width="218" height="300" /></a></p>
<p>apa yang dimaksud dengan pahlawan? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), <strong>pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani.</strong></p>
<p>Lalu siapa pahlawanmu? Setiap orang pasti memiliki jawaban yang berbeda-beda. Termasuk juga saya tentunya.  Kalau begitu mari kita lihat siapa pahlawan-pahlawan saya.</p>
<p><span id="more-417"></span>Yang pertama adalah orang yang dengan gagah berani meregang nyawanya untuk melahirkan saya. Ya, dia adalah mama. Sebagai seorang ibu, sembilan bulan dia mengandung dan kemudian melahirkan saya dengan susah payah, pantaslah dia dinobatkan di urutan pertama daftar pahlawan saya.</p>
<p>Yang kedua adalah orang yang dengan gagah berani membimbing keluarganya, termasuk saya, hingga kami semua bisa menjadi saat sekarang ini. Dia adalah almarhum papa. Semasa hidupnya, papa selalu berusaha membimbing dan melindungi kami, bahkan sampai menitikkan air mata dan meneteskan darah pun dia tak peduli, asalkan keluarganya baik-baik saja.</p>
<p>Yang ketiga adalah guru-guru saya. Guru saya sangat banyak. Bahkan anda pun mungkin salah satu guru saya. Guru-guru saya adalah orang yang memberikan saya pengetahuan, mulai dari saya tidak mengerti apa-apa, sampai saat ini saya banyak mengerti (dan juga banyak lupanya lagi) tentang berbagai hal.</p>
<p>Yang keempat adalah orang yang dengan gagah berani memberikan saya anugerah terindah di dunia ini, dua anugerah yang lucu, dan sekarang terus tumbuh dalam kehidupan saya. Ya, dia adalah istri saya yang dengan gagah berani, meregang nyawa untuk melahirkan putra-putri saya yang sangat tampan dan cantik. Bahkan ketika berulang kali harus keguguran, dia tetap tabah dan terus berjuang. Luar biasa!</p>
<p>Yang kelima adalah para pejuang yang dahulu berjuang memperebutkan kemerdekaan Indonesia. Negeri yang sekarang ini menjadi kebanggaan saya. Mereka ini yang selalu disebut pahlawan dalam buku-buku pelajaran saya semasa sekolah dulu. Mereka memang pahlawan, dan tidak ada alasan yang membolehkan kita melupakan jasa-jasa mereka.</p>
<p>Yang keenam, seperti definisi di atas, maka semua orang yang dengan gagah berani memperjuangkan kebenaran diatas bumi ini, maka mereka adalah para pahlawan. Dan juga tidak ada alasan yang memperbolehkan kita untuk tidak menganggapnya pahlawan dan melupakan jasa-jasa mereka.</p>
<p>Yang ketujuh adalah SAYA. Ya, Saya harus menjadi pahlawan bagi diri saya sendiri. Saya harus gagah berani berjuang selama yang saya perjuangkan itu adalah kebenaran. Saya juga tidak boleh takut dengan apapun atau siapapun yang menghalangi saya menjadi pahlawan bagi diri sendiri. Dan saya akan terus menjadi pahlawan yang mengiringi kehidupan saya sampai tiba akhirnya nanti.</p>
<p>Lalu, siapakah pahlawan Anda? Sekali lagi, setiap kita memiliki pahlawannya masing-masing. Dan jangan pernah melupakan jasa para pahlawan kita itu.</p>
<p>Selamat Hari Pahlawan teman-teman.. Jadilah pahlawan bagi diri kita sendiri,  pahlawan bagi orang-orang yang kita sayangi, dan pahlawan bagi kebenaran!</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Mereka+Adalah+Pahlawanku+http://bangfiko.web.id/?p=417" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/mereka-adalah-pahlawanku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekuatan Shadaqah: Tinjauan Iklan Ramadhan dan Idul Fitri &#8220;Mie Sedap&#8221;</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/kekuatan-shadaqah-tinjauan-iklan-ramadhan-dan-idul-fitri-mie-sedap/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/kekuatan-shadaqah-tinjauan-iklan-ramadhan-dan-idul-fitri-mie-sedap/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 00:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[cerita inspirasional]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[shadaqah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Udah pada liat iklan Ramadhan dan Idul Fitri Mie Sedap? Kalo udah, mungkin lebih gampang memahami postingan ini. Kalau belum, bisa mencerna juga kok.  
Aku melihat ada sesuatu yang beda yang disampaikan dalam iklan ini, yang beda dari iklan lainnya. Seperti biasa, kebanyakan iklan-iklan tersebut mengusung pesan tentang iklas, silaturahmi, sabar, kembali ke jalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah pada liat iklan Ramadhan dan Idul Fitri Mie Sedap? Kalo udah, mungkin lebih gampang memahami postingan ini. Kalau belum, bisa mencerna juga kok. <img src='http://bangfiko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Aku melihat ada sesuatu yang beda yang disampaikan dalam iklan ini, yang beda dari iklan lainnya. Seperti biasa, kebanyakan iklan-iklan tersebut mengusung pesan tentang iklas, silaturahmi, sabar, kembali ke jalan yang lurus, dan sebagainya yang berkaitan dengan hal tersebut. Tapi, berbeda dengan yang lainnya, iklan yang diusung oleh Mie Sedap -yang dibuat jadi 2 episode tersebut- adalah kekuatan dari sedekah.</p>
<p>Sebagaimana yang dijanjikan oleh Allah, bahwa siapa yang rajin bersedekah dengan iklas, maka Allah akan tambah rejekinya berlipat ganda.</p>
<p>Nah, kalau kita lihat iklan tersebut, pada versi Ramadhannya, kita melihat seorang pemuda yang ingin berbuka puasa, tapi ternyata tidak punya uang. Lantas seorang bapak menawarkan semangkok mie sedap untuk berbuka sang pemuda.</p>
<p>Dan kisah berlanjut di versi Idul Fitri, dimana ternyata sang pemuda sibuk mencari sang bapak yang ternyata warungnya telah didusur. Dengan bertanya-tanya, akhirnya sang pemuda sampai juga ke rumah si bapak yang pernah memberinya semangkok mie sedap tersebut. Dan setelah bertemu dengan si bapak, pemuda itu ternyata juga membawa sekardus mie sedap.</p>
<p>Hehe&#8230; kisah yang sederhana, tapi memang penuh makna. Dan memang seperti itulah sedekah. Insya Allah, jika kita iklas memberi, maka kita akan mendapatkan imbalan yang berlipat ganda.</p>
<p>note: Postingan ini bukan iklan Mie Sedap <img src='http://bangfiko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Kekuatan+Shadaqah%3A+Tinjauan+Iklan+Ramadhan+dan+Idul+Fitri+%E2%80%9CMie+Sedap%E2%80%9D+http://bangfiko.web.id/?p=344" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/kekuatan-shadaqah-tinjauan-iklan-ramadhan-dan-idul-fitri-mie-sedap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Pernah Berhenti Bermimpi</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/jangan-pernah-berhenti-bermimpi/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/jangan-pernah-berhenti-bermimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 00:12:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[mengembalikan jati diri bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[Postingan ini bukan mau mengkritisi kontes SEO Joko Susilo yang memakai kata kunci Stop Dreaming Start Action. Tulisan ini adalah sebuah pemikiran dari saya untuk teman-teman yang selalu membaca blog ini.
Orang-orang jaman dahulu, para penemu, dan tokoh-tokoh yang memberikan pengaruh besar terhadap peradaban dunia, memulai langkahnya dari sebuah mimpi. Thomas Alva Edison yang menjadikan hari-hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Postingan ini bukan mau mengkritisi kontes SEO Joko Susilo yang memakai kata kunci Stop Dreaming Start Action. Tulisan ini adalah sebuah pemikiran dari saya untuk teman-teman yang selalu membaca blog ini.</p>
<p>Orang-orang jaman dahulu, para penemu, dan tokoh-tokoh yang memberikan pengaruh besar terhadap peradaban dunia, memulai langkahnya dari sebuah mimpi. <span id="more-334"></span>Thomas Alva Edison yang menjadikan hari-hari kita terang benderang di malam hari, pada awalnya mungkin tidak berfikiran bahwa bola lampu listrik yang ditemukannya itu akan sangat bermanfaat dalam kehidupan manusia.Begitu juga dengan yang lainnya.</p>
<p>Mimpi merupakan sebuah keinginan yang manusiawi ada pada diri manusia. Karena itu sangat wajar kalau seorang manusia bermimpi. Jadi tidak ada alasan apapun yang boleh menghentikan seorang manusia berhenti bermimpi.</p>
<p>Namun, jangan pula kita menjadi seorang pemimpi yang hanya bisa bermimpi dan terus bermimpi.</p>
<p>Jadilah Pemimpi yang selalu berusaha mewujudkan impiannya.</p>
<p>Dan hal ini tentunya juga berlaku dalam sebuah kompetisi. Blog ini sebenarnya tidak ada niat untuk ikut lomba apapun, apalagi berhubungan dengan kontes SEO. Namun entah kenapa, melihat kontes SEO yang diadakan oleh <a href="http://beritajitu.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=689:beritajitucom-gelar-kontes-seo-berhadiah-275-juta-rupiah&amp;catid=56:event" target="_blank">beritajitu.com</a>, dengan keyword &#8220;<a href="http://bangfiko.web.id">mengembalikan jati diri bangsa</a>&#8220;, bang FIKO kepikiran juga untuk berpartisipasi. Pertimbangannya karena materi lomba sebenarnya juga sesuai dengan maksud dibuatnya blog ini, yaitu bagaimana memberikan tulisan-tulisan yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat. Dan untuk mulai mengikutinya, bang FIKO telah lebih dahulu bermimpi untuk menjadi pemenang kontes SEO tersebut <img src='http://bangfiko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Langkah selanjutnya tinggal optimasi dengan kemampuan yang dimiliki dan tanya sana tanya sini. Mudah-mudahan aja bisa menang. Namun kalaupun tidak menang, paling tidak blog ini tetap berjalan di jalurnya dengan menghadirkan postingan-postingan yang bermanfaat.</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Jangan+Pernah+Berhenti+Bermimpi+http://bangfiko.web.id/?p=334" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/jangan-pernah-berhenti-bermimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
