<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Metamorfosa Cahaya Indonesia &#187; Buku</title>
	<atom:link href="http://bangfiko.web.id/category/buku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangfiko.web.id</link>
	<description>bangfiko.web.id</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 13:48:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bukan Membongkar Gurita Cikeas</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/bukan-membongkar-gurita-cikeas/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/bukan-membongkar-gurita-cikeas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 05:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<category><![CDATA[membongkar gurita cikeas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=474</guid>
		<description><![CDATA[
Masih ingat dengan buku &#8220;Membongkar Gurita Cikeas&#8221; karya George Junus Aditjondro yang fenomenal itu? Tadi aku melihat seorang lelaki tua menawarkan buku tersebut kepada para pengendara motor dan mobil yang berhenti di pertigaan lampu merah jl Sudirman &#8211; Jl Harapan Raya, Pekanbaru. Buku yang secara tiba-tiba hilang dari peredaran tersebut membuat orang begitu antusias memburu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/gurita-cikeas2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-475" title="gurita-cikeas2" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/gurita-cikeas2-292x300.jpg" alt="" width="292" height="300" /></a></p>
<p>Masih ingat dengan buku &#8220;<strong>Membongkar Gurita Cikeas</strong>&#8221; karya George Junus Aditjondro yang fenomenal itu? Tadi aku melihat seorang lelaki tua menawarkan buku tersebut kepada para pengendara motor dan mobil yang berhenti di pertigaan lampu merah jl Sudirman &#8211; Jl Harapan Raya, Pekanbaru. Buku yang secara tiba-tiba hilang dari peredaran tersebut membuat orang begitu antusias memburu buku tersebut, bagaimanapun caranya.</p>
<p>Ada sebuah trik yang kurasakan yang mungkin saja dilakukan oleh orang-orang yang berkepentingan agar buku tersebut laris manis di pasaran, yaitu dengan cara membuat seolah-olah buku tersebut dicekal atau ditarik dari perederan. Atau menurut media diborong oleh sekelompok orang yang misterius. Tujuan dari trik ini adalah membuat orang menjadi penasaran akan isi buku tersebut, lalu, ketika buku itu diluncurkan kembali, masyarakat akan berbondong-bondong membelinya karena takut kehabisan lagi<span id="more-474"></span>. Terbukti, masyarakat Indonesia, tak peduli berasal dari kalangan manapun sibuk berburu buku yang katanya menceritakan keterlibatan Presiden SBY beserta team suksesnya dalam beberapa kasus korupsi di Indonesia.</p>
<p>Buku-buku yang bernuansa politik seperti itu biasanya hanya dibaca oleh kalangan masyarakat tertentu saja. Tapi tidak dengan &#8220;Membongkar Gurita Cikeas&#8221;, bukunya kini diburu oleh seluruh lapisan masyarakat. Dan ini bukan sesuatu yang biasa di tanah air. Kalaulah memang trik ini benar, maka media adalah salah satu sarana yang paling berperan dalam menyukseskan trik tersebut.</p>
<p>Fenomena &#8220;Membongkar Gurita Cikeas&#8221; diatas hanya opiniku dan sebagai pengantar dari tulisan yang kupersembahkan khusus untuk <a href="http://anazkia.blogspot.com/" target="_blank">Anazkia</a> ini. Dia adalah seorang teman blogger yang mencari nafkah di negeri seberang, Malaysia. Dia ngetag aku untuk menulis tentang &#8220;buku apa yang membuatmu menangis?&#8221;</p>
<p><a href="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/bolehkah3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-476" title="bolehkah3" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/uploads/2010/01/bolehkah3-223x300.jpg" alt="" width="223" height="300" /></a></p>
<p>Sejujurnya aku bukan seorang pencinta buku sejati, apalagi yang namanya novel. Bagiku, membaca kisah yang begitu panjang dalam novel setebal ratusan halaman sungguh melelahkan. Ada beberapa novel atau fiksi yang sempat kubaca, yang membuat aku  terharu biru membaca kisahnya. Sebuah buku berjudul &#8220;<a href="http://books.google.co.id/books?id=AUYa1I1CoMsC&amp;printsec=frontcover&amp;dq=bolehkah+aku+memanggilmu+ayah%3F&amp;ei=m5BaS4KoIqaolQTd3rCwAw&amp;cd=1#v=onepage&amp;q=&amp;f=false">Bolehkah Aku Memanggilmu Ayah?</a>&#8220;  karya Chichi Sukardjo adalah sebuah kumpulan kisah islami tentang hubungan antara orang tua dan anak yang membuat aku terharu biru membacanya. Namun diluar itu,  ada sebuah novel yang membuat aku benar-benar menangis membacanya. Untuk Anazkia yang telah berbaik hati ngetag aku untuk membuat tulisan ini, maka aku akan kasih bocoran judul novel itu.</p>
<p>Novel itu menceritakan perjuangan lelaki yang menderita sakit gagal ginjal kronik, dan istrinya yang dengan penuh kesabaran menjaga suaminya itu, untuk menunaikan ibadah haji. Perjuangan mulai dari bagaimana mendapatkan uang, sampai akhirnya uang tersebut harus lenyap begitu saja karena penipuan biro perjalanan hajinya, hingga akhirnya Allah berkehendak untuk mengabulkan niat tersebut. Judulnya &#8220;Menggapai Tanah Suci&#8221;.</p>
<p>Novel ini tidak beredar bebas di toko buku. Bukan karena dicekal Seperti &#8220;Membongkar Gurita Cikeas&#8221;, tapi karena bukunya memang belum jadi. hehe&#8230; Yup.. novel tersebut adalah novel yang belum selesai kutulis. Novel yang mengangkat kisah nyata perjuangan papa (alm) dan mama dalam mewujudkan niatnya ke tanah suci beberapa tahun lalu.</p>
<p>Selebihnyua, <a href="http://bangfiko.web.id/buang-saja-buat-mereka/" target="_blank">buku-buku</a> yang menumpuk di rumahku adalah buku-buku non fiksi seperti modul-modul kuliah, public speaking, motivasi, dan berbagai <a href="http://bangfiko.web.id/3-menit-belajar-pengetahuan-umum/" target="_blank">buku-buku</a> lain punya Aksan dan bundanya.</p>
<p>Tetap semangat membaca, ya&#8230;</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Bukan+Membongkar+Gurita+Cikeas+http://bangfiko.web.id/?p=474" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/bukan-membongkar-gurita-cikeas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Menit Belajar Pengetahuan Umum (revisi)</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/3-menit-belajar-pengetahuan-umum/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/3-menit-belajar-pengetahuan-umum/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu pengetahuan umum]]></category>
		<category><![CDATA[komik edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/3-menit-belajar-pengetahuan-umum/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu menyempatkan jalan-jalan dengan anak tertuaku, Aksan, ke Mal SKA Pekanbaru. Niatnya jalan-jalan sambil beli kaset PS2. Namun sampai di Mal, karena tidak menemukan kaset PS2 yang dicarinya, lantas dia merengek-rengek minta ke toko buku. Wah kalau ke toko buku sih aku semangat. Kebetulan aku juga memang ingin lihat-lihat buku. Setelah mutar-mutar lihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu menyempatkan jalan-jalan dengan anak tertuaku, Aksan, ke Mal SKA Pekanbaru. Niatnya jalan-jalan sambil beli kaset PS2. Namun sampai di Mal, karena tidak menemukan kaset PS2 yang dicarinya, lantas dia merengek-rengek minta ke toko buku. Wah kalau ke toko buku sih aku semangat. Kebetulan aku juga memang ingin lihat-lihat buku. Setelah mutar-mutar lihat berbagai buku yang ada di toko itu, Aksan tertarik dengan sebuah buku yang berjudul &#8220;3 Menit Belajar Pengetahuan Umum&#8221;. Buku ini berisi tentang berbagai pengetahuan umum, namun dikemas berbentuk komik layaknya komik-komik anak-anak.<span id="more-259"></span> Buku ini dikarang oleh 2 komikus terkenal dari korea, Kim Seok-Ho dan Kim Seok-Cheon. Karya-karya mereka sangat terkenal di korea. Bahkan mereka menjadi penulis komik rutin di sebuah media lokal terbesar di korea. Salut untuk kedua orang ini karena mampu mengaplikasikan pengetahuan umum dalam bentuk komik dengan cerita-cerita yang lucu, namun sarat dengan informasi. Di setiap akhir cerita, ditambah lagi penjelasan singkat dengan bahasa yang sederhana tentang tema yang dibahas.</p>
<p>Buku ini terbagi dalam beberapa tema setiap bukunya. Seperti yang dibeli Aksan, tentang Penemu, Tubuh Kita dan Lingkungan. Ada lagi tentang Dinosaurus, Binatang dan Serangga, Makanan, Kesehatan, dan Olahraga, dan lain sebagainya. Dengan nuansa full color, karakter yang lucu, kisah-kisah yang sederhana dan lucu, buku ini sangat direkomendasikan untuk anak-anak kita. yang senang membaca komik. Dengan membaca komik ini, maka pengetahuan anak-anak kita juga bertambah. Orang tua yang tertarik untuk membaca juga boleh <img src='http://bangfiko.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  hehe.. Pokoknya untuk siapa aja yang ingin menambah pengetahuannya yang sederhana namun penting dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Jadi tunggu apa lagi, segera miliki buku terbitan Buana Ilmu Populer ini.</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=3+Menit+Belajar+Pengetahuan+Umum+%28revisi%29+http://bangfiko.web.id/?p=259" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/3-menit-belajar-pengetahuan-umum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buang Saja Buat Mereka&#8230;</title>
		<link>http://bangfiko.web.id/buang-saja-buat-mereka/</link>
		<comments>http://bangfiko.web.id/buang-saja-buat-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 00:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bang Fiko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi dan Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kisah tauladan]]></category>
		<category><![CDATA[shadaqah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bangfiko.web.id/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari, Fatimah binti Rasulullah Saw. memohon kepada suaminya Ali bin Abi Thalib, untuk membelikannya sebuah apel. Karena tak punya uang, Ali pun bekerja lebih dahulu. Uang dari gajinya belerja seharian dibelikan sebuah apel. Dalam perjalanan pulang, ada seorang peminta-minta yang memohon kepada Ali agar apel itu diberikan kepadanya, karena sudah berhari-hari ia tak makan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Suatu hari, Fatimah binti Rasulullah Saw. memohon kepada suaminya Ali bin Abi Thalib, untuk membelikannya sebuah apel. Karena tak punya uang, Ali pun bekerja lebih dahulu. Uang dari gajinya belerja seharian dibelikan sebuah apel. Dalam perjalanan pulang, ada seorang peminta-minta yang memohon kepada Ali agar apel itu diberikan kepadanya, karena sudah berhari-hari ia tak makan sama sekali. Tanpa pikir panjang, Ali memberikan apel itu.<br />
Sesampai di rumah, Fatimah menyambut Ali dengan ucapan, &#8220;Manis sekali apelnya, ini ada tujuh buah apel dikirim oleh Salman al-Faritsi.&#8221; Ali berkata, &#8220;Harusnya itu ada sepuluh apel, mana lagi yang tiga buahnya?&#8221; Dari balik pintu, Salman al-Faritsi menyabut, &#8220;Ya, Ali, ini yang tiga buah apel lagi ada di saya&#8230;&#8221;</em></p>
<p><span id="more-142"></span><a href="http://bangfiko.web.id"><img class="aligncenter" title="cover buku" src="http://i120.photobucket.com/albums/o195/rumahmungil/coverBuku.jpg" alt="" width="217" height="313" /></a>Itu adalah sepenggal kisah yang terdapat dalam buku Budiatul Raziqin yang berjudul &#8220;Buang Saja Buat Mereka&#8230;&#8221; Ada banyak lagi kisah-kisah tauladan tentang hikmah bersedekah yang disampaikan didalm buku setebal 212 halaman ini.Selain kisah-kisah tauladan tersebut, Budiatul juga memaparkan berbagai hal tentang sedekah disertai dengan ayat-ayat Al Quran dan Hadits, untuk menambah pemahaman kita. Beberapa pembahasan yang akan menambah pemahaman kita tentang sedekah ini antara lain: Memaknai Sedekah secara Lebih Benar, Pemberian yang bukan termasuk Sedekah, Benalu-benalu Sedekah Dalam Diri, dan lain sebagainya.</p>
<p>Karena itu, buku tebitan Garailmu, Jogjakarta, ini sangat baik untuk menjadi bahan bacaan kita sekeluarga. Gaya bahasa dan penulisannya sangat sederhana dan mudah dipahami. Setelah membaca buku ini, tentunya diharapkan kita akan memiliki pemahaman lebih dalam lagi tentang sedekah dan bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan kita.</p>
<p align="left"><a class="tt" href="http://twitter.com/home/?status=Buang+Saja+Buat+Mereka%E2%80%A6+http://bangfiko.web.id/?p=142" title="Post to Twitter"><img class="nothumb" src="http://bangfiko.web.id/wp-content/plugins/tweet-this/icons/tt-twitter-micro4.png" alt="Post to Twitter" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bangfiko.web.id/buang-saja-buat-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
