Archive for June, 2009

King of Pop

Awal tahun 80-an, di sebuah rumah, dua orang anak kecil, yang satu duduk di bangku kelas 2, dan adiknya di bangku kelas 1 sebuah SD Negeri di Tanjung Pinang, bersorak gembira. Sebuah kado manis dibawa oleh orang tuanya untuk mereka berdua. Dan ketika dibuka, ternyata kado itu berisi sebuah walkman merk sony berwarna merah beserta sebuah kaset berjudul “Thriller”. Ada tulisan Michael Jackson dan gambar seorang pria negro (afro-amerika) di sampulnya. Maka sepanjang hari, disela-sela waktu santainya, secara bergantian kedua anak tersebut mendengarkan lagu-lagu yang nge-beat dari headsetnya sambil menggoyang-goyangkan kaki kecil mereka, walaupun mereka tidak mengerti lirik yang dinyanyikan oleh sang artis.
Read the rest of this entry »

Post to Twitter

Tags: , ,

Pekanbaru, Dari Pinggiran Menuju Kota Metropolitan

Judul tersebut menggambarkan bagaimana besarnya ambisi pemerintah kota Pekanbaru untuk merubah Pekanbaru yang dulu dikenal hanya sebagai sebuah kota kecil di pinggiran Sungai Siak, menjadi sebuah kota metropolitan, layaknya kota besar lainnya baik di Indonesia maupun mancanegara.

Terbukti, slogan itu bukan hanya sebatas slogan, tapi juga diwujudkan dengan komitmen pemerintah kota yang selalu menggesa pembangunan di berbagai aspek. Mulai dari pembangunan berbagai sarana dan prasarana yang dilakukan sampai ke pelosok (baca: pinggiran) kota, juga peningkatan kualitas manusianya.

Read the rest of this entry »

Post to Twitter

Tags: , , , ,

3 Menit Belajar Pengetahuan Umum (revisi)

Beberapa waktu lalu menyempatkan jalan-jalan dengan anak tertuaku, Aksan, ke Mal SKA Pekanbaru. Niatnya jalan-jalan sambil beli kaset PS2. Namun sampai di Mal, karena tidak menemukan kaset PS2 yang dicarinya, lantas dia merengek-rengek minta ke toko buku. Wah kalau ke toko buku sih aku semangat. Kebetulan aku juga memang ingin lihat-lihat buku. Setelah mutar-mutar lihat berbagai buku yang ada di toko itu, Aksan tertarik dengan sebuah buku yang berjudul “3 Menit Belajar Pengetahuan Umum”. Buku ini berisi tentang berbagai pengetahuan umum, namun dikemas berbentuk komik layaknya komik-komik anak-anak. Read the rest of this entry »

Post to Twitter

Tags: , ,

“Pekanbaru”, Bukan “Pekan Baru”

Tersentil untuk menulis ini karena melihat adanya tulisan “Pekan Baru” di sebuah papan penunjuk arah di bandara Soekarno-Hatta jakarta, saat menunggu pesawat yang akan membawa aku dan temanku kembali ke Pekanbaru.

Penulisan nama Pekanbaru yang sebenarnya adalah disambung, bukan merupakan 2 kata yang terpisah. Memang pada awalnya berdiri, kata pekanbaru itu berasal dari istilah Pekan Baharu atau Pekan Baru. Yang dalam bahasa indonesia bisa diartikan sebagai Read the rest of this entry »

Post to Twitter

Tags: ,

Lulus-Lulusan SMA dan Ritual Corat-Coret Baju

Pak Amat yang memiliki toko cat dekat rumahku terlihat sangat ramah kemarin. Kemarin cat semprot beraneka merek dan warna yang ada di tokonya diborong habis oleh anak-anak SMA. Ya.. Kemarin bertepatan dengan pengumuman Ujian Akhir Nasional atau UAN untuk tingkat SLTA. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu ada ritual saling coret baju bagi siswa-siswi yang dinyatakan lulus.

Begitu juga di Pekanbaru, Sore pulang dari kantor kemarin, jalan Sudirman yang merupakan jalan protokol di kota ini dipenuhi anak-anak berseragam putih abu-abu (yang sudah bercampur dengan aneka warna dari cat semprot dan spidol yang saling ditulis/semprot oleh teman-temannya. Suasana ini menyebabkan jalan Sudirman yang sehari-harinya sudah lumayan macet, semakin bertambah macet. Apalagi di sekitar Bandar Serai yang merupakan pusat keramaian di Pekanbaru. Read the rest of this entry »

Post to Twitter

Tags: , , , ,